5 Konsep Desain Taman Rumah Untuk Inspirasi Kamu

Kamu punya taman rumah tapi belum terkonsep? Biasanya hal ini sering sekali terjadi. Kebanyakan orang hanya menganggap taman depan rumah sebagai area kosong yang cukup ditanami pohon dan diberi beberapa tanaman hias. Bahkan ada pula yang menganggap taman belakang rumah sama sekali tidak penting dan merepotkan, hingga akhirnya di semen dan dikeramik.

Kalau kamu masih bingung dengan ‘mau diapakan taman di rumah saya?’, maka konsep desain taman ini wajib kamu ketahui.

Apakah taman itu? Taman merupakan areal yang berisikan komponen material keras dan lunak yang saling mendukung satu sama lainnya yang sengaja dibuat oleh manusia dalam kegunaanya sebagai tempat penyegar dalam dan luar ruangan yang dapat kita bagi menjadi dua jenis, yaitu taman alami dan taman buatan.

Beberapa desain rumah dengan taman ini akan menjadi inspirasi kamu untuk menata taman depan rumah kamu menjadi taman yang indah. Sebelum memilih, perlu diingat bahwa konsep taman indah harus selaras dengan desain arsitektur bangunan rumahmu ya!

5 Konsep Inspirasi Desain Taman Rumah

1. Desain Taman Minimalis

Taman Minimalis
Contoh Taman Minimalis (via desainrumahjogja.id)

Dewasa kini, konsep desain Taman Minimalis menjadi primadona. Hal ini lantaran semakin sempitnya lahan sehingga area untuk taman halaman rumah juga menjadi lebih kecil. Agar taman rumah simple tapi tetap terlihat cantik, dipilihlah taman dengan konsep sederhana. Selain itu, berkembangnya taman rumah minimalis juga seiring dengan maraknya desain rumah minimalis modern.

Bagaimana cara membuat taman rumah sederhana ini? Sesuai namanya, taman minimalis ini memang dirancang sesederhana mungkin. Biasanya dicirikan dengan taman rumah mini, tidak banyak pola atau bentuk, tidak banyak elemen dekorasi taman rumah, dan secara tampilan taman simple dan clean sehingga nampak lebih luas. Meskipun tidak harus, tapi taman minimalis sering juga dianggap memiliki jumlah tanaman yang tidak begitu banyak dan beragam. Pada akhirnya hal ini akan berpengaruh pula dengan perawatan taman yang menjadi lebih ringan.

Sebenarnya taman minimalis tidak selalu untuk taman sederhana yang kecil. Taman yang berukuran cukup besar juga bisa dikonsep minimalis. Hal ini biasanya dilakukan bagi penghuni yang memang suka dengan tampilan ‘bersih’ dan tidak semrawut serta perawatan taman rumah yang mudah. Atau bisa juga dilakukan agar fasad atau arsitektur bangunan rumahnya tetap menonjol.

2. Desain Taman Tropis

desain taman tropis
desain taman tropis (via bloglovin.com)

Jika sudah menyebut kata desain taman tropis, maka sudah tentu berkaitan dengan aneka tanaman tropis. Dengan demikian, taman rumah tropis berarti taman pekarangan rumah yang didalamnya terdapat tanaman-tanaman tropis sesuai daerah setempat. Itu artinya, taman tropis di Indonesia bisa berbeda jenis tanaman dengan taman tropis di Brazil.

Meskipun berbeda, terdapat satu kesamaan yang bisa menjadi ciri untuk membuat taman tropis yaitu tanamannya bervariasi jenis dan tinggi, didominasi warna hijau, serta umumnya rimbun. Dari ciri-ciri tersebut bisa dilihat bahwa suasana yang akan diberikan oleh taman berkonsep tropis adalah nuansa alam yang sejuk.

Meskipun bernuansa alam, perlu diingat bahwa bukan berarti penataan tanamannya sembarangan. Di dalam ilmu arsitektur lanskap, untuk membuat taman yang baik perlu diperhatikan keselarasan, proporsi, warna, dan aspek lainnya. Itulah kenapa, ketika melihat taman tropis yang didesain ahlinya, akan tetap terlihat nuansa liar tetapi sedap dipandang mata.

Penerapan konsep taman tropis untuk rumah juga tidak berarti membutuhkan lahan yang luas. Dengan penataan yang benar, taman untuk rumah yang sempit juga bisa didesain menjadi taman tropis. Ini bisa dilakukan dengan memilih beberapa saja tanaman yang sangat mencirikan kesan tropis atau dengan memanfaatkan tren yang tengah naik daun yaitu vertical garden.

Meskipun menarik dan memberikan atmosfer sejuk bak di alam liar, tetapi perawatan taman tropis akan butuh perhatian ekstra. Perawatan taman standar seperti pemupukan, penyiraman, pengendalian hama, dan pemangkasan juga harus rutin. Jika tidak, taman halaman rumah akan cepat terlihat berantakan dan tidak terawat. Lebih bahaya lagi, bisa saja menghadirkan hewan-hewan yang tidak diinginkan seperti ulat daun dan sebagainya.

3. Desain Taman Tradisional

Desain Taman Bali
Desain Taman Bali

Desain Taman Tradisional adalah taman yang mengusung konsep kekhasan dari suatu tempat. Kekhasan ini bisa berasal dari tanaman, hiasan dekorasi taman, atau desain taman secara keseluruhannya. Itu artinya, setiap daerah atau negara bisa memiliki taman tradisionalnya sendiri.

Di Indonesia misalkan, taman tradisional yang paling terkenal adalah Taman Bali. Taman rumah Bali ini biasa dicirikan dengan penggunaan Pohon kamboja, Patung, Ukiran, dan Gazebo.

Tapi apakah ada taman yang mencirikan Indonesia secara umum? Sejauh ini, memang belum ada desain yang bisa memastikan bagaimana taman rumah khas Indonesia. Sama halnya dengan rumah tradisional, setiap daerah memiliki rumah adatnya sendiri, maka tidak bisa disamakan menjadi satu desain tertentu.

Selain dari Indonesia, contoh Taman Tradisional yang cukup khas adalah Taman Jepang atau Taman Zen. Ya, Taman Jepang bisa dikatakan sangat unik. Sekali melihat, biasanya kita sudah bisa menebak bahwa itu adalah Taman Jepang. Hal ini karena Taman Jepang memiliki elemen khas yaitu tanaman pangkas, bonsai, batu, pasir, dan kolam. Meskipun begitu, Jepang juga sebenarnya sama seperti Indonesia yaitu memiliki taman-taman tradisionalnya yang lain seperti taman batu dan taman teh.

4. Desain Taman Kering

Desain Taman Kering
Desain Taman Kering (via arsitektur.me)

Disebut desain Taman Kering karena taman konsep ini tidak didominasi oleh tanaman (softscape) melainkan elemen hardscape seperti batu, pasir, dan bahan keras lain.

Biasanya taman kering dibuat dengan tujuan mirip dengan taman minimalis yaitu agar terlihat bersih dan minim perawatan. Karenanya biasanya taman ini dibuat oleh mereka yang tidak punya banyak waktu untuk merawat taman tetapi tetap ingin tamannya terlihat indah.

Karena bersifat kering, seringkali taman ini diaplikasikan di dalam rumah (indoor). Bisa memanfaatkan bebatuan lalu ditambah pot berisi tanaman yang akan membuat tampilan ruang menjadi lebih segar. Keunggulan lain dari taman kering sehingga bisa diaplikasikan di dalam rumah adalah tidak mengotori lantai karena minim tanah.

5. Desain Taman Vertikal dan Gantung

Desain Taman Vertical
Desain Taman Vertical (via homeonline.com)

Desain taman vertikal dan taman gantung adalah salah satu alternatif paling tepat untuk rumah yang kekurangan lahan taman. Kedua konsep taman ini hampir sama yaitu posisi tanamannya yang diarahkan keatas bisa dengan digantung atau dibuat vertikal.

Untuk Taman Gantung mungkin sederhana dan sudah lama dikenal. Contoh paling umumnya yang sering dijumpai adalah pot tanaman yang digantung dengan tali di langit-langit teras rumah. Bisa juga dengan menggantung pot di dinding atau pagar.

Dengan penataan dan pemilihan tanaman yang tepat, taman gantung seperti ini akan menghadirkan tampilan visual yang sangat indah dipandang oleh mata.

Sedangkan Taman Vertikal atau Vertical Garden lebih kepada menempelkan pot atau media tanam di dinding. Bisa dibuat bernuansa rimbun ataupun jarang tergantung keinginan.

Konsep taman vertikal ini sekarang juga tengah tren. Meskipun perlu biaya dan perawatan yang lebih besar, tetapi hasil dari vertical garden profesional sangat mewah. Tak hanya dirumah, konsep vertical garden banyak dijumpai di kantor sampai bandara.

Jadi sobat, itulah 5 konsep desain taman rumah yang bisa kamu jadikan sebagai inspirasi saat kamu membuat taman di rumah kamu.

Untuk sobat yang membutuhkan taman vertikal murah ataupun berbagai jenis tanaman untuk taman depan rumah kamu, AHLITAMAN siap membantu kamu.

Happy gardening ya!