Pakcoy di Pot: Semai Sampai Panen 30 Hari untuk Pemula

Pakcoy di pot panen 30–35 hari sejak semai dengan bonggol 150–200 gram. Satu pot 25 cm diisi tiga tanaman, media sekam bakar campur cocopeat dan pupuk kandang, kena sinar pagi empat jam. Semudah itu, asal jarak tanam tidak ditawar.

Kegagalan paling umum adalah menabur benih rapat supaya hasil banyak. Hasilnya justru daun lidi seberat 30 gram karena 20 tanaman berebut luas 490 cm2. Satu tanaman butuh 78 cm2 untuk membuka daun selebar telapak tangan.

Benih pakcoy: cara semai 3 hari dengan tutup plastik

Benih pakcoy berkecambah tiga hari di media lembab dan gelap. Rendam benih dua jam dalam air suhu ruang, tabur sedalam 0,5 cm di nampan semai, tutup dengan plastik hitam.

Tutup plastik menahan lembab sehingga kulit benih lunak merata. Buka tutup pada hari ketiga saat kecambah setinggi 1 cm. Kenalkan sinar pagi bertahap: satu jam di hari pertama, tambah satu jam tiap hari sampai empat jam penuh.

Kecambah yang langsung kena sinar terik jam 10 pagi akan rebah dalam dua jam. Yang kekurangan cahaya memanjang kurus seperti tauge dengan batang 5 cm. Dua pola ini menjelaskan 90 persen semaian gagal sebelum pindah tanam.

Semai 20 benih untuk mendapat sembilan bibit terbaik. Verdictnya: seleksi kejam di awal lebih murah dari merawat bibit lemah sebulan penuh.

Pot dan media yang bikin akar lega

Pot 25 cm menampung tiga tanaman dewasa dengan lega. Diameter ini memberi volume media sekitar 8 liter, cukup menyimpan air untuk sehari penuh di teras teduh.

Racik media 1:1:1, sekam bakar, cocopeat, dan pupuk kandang matang. Sekam memberi rongga udara, cocopeat menahan air, pupuk kandang melepas hara perlahan 30 hari. Aduk sampai warna merata, tidak ada gumpalan kandang sebesar kelereng.

Lubangi dasar pot enam titik diameter 1 cm, hamparkan kerikil 2 cm sebagai lapisan drainase. Isi media sampai tiga cm di bawah bibir pot agar air siraman tidak meluap membawa benih hanyut.

Pilih pot 25 cm isi tiga tanaman kalau teras lega. Pilih polybag 25×30 isi dua tanaman kalau balkon sempit dan pot harus digeser tiap pagi. Dasar menanam sayur di pot untuk pemula diulas di cara menanam sayur di pot untuk pemula yang cocok dibaca sebelum mulai.

Jarak tanam penentu besar bonggol

Jarak tanam 10 cm memberi tiap tanaman 78 cm2 ruang tumbuh. Daun membuka penuh tanpa saling menaungi, cahaya pagi mencapai pangkal tiap bonggol.

Tabelnya tegas. Jarak 5 cm menghasilkan bonggol 30 gram sebesar jempol. Jarak 10 cm menghasilkan 150–200 gram sebesar kepalan. Jarak 15 cm menghasilkan 220 gram, tetapi satu pot hanya muat dua tanaman sehingga total panen per pot turun.

Pindah tanam pada sore hari saat bibit umur 10–12 hari dengan dua daun sejati. Congkel dengan sendok beserta media semai sebesar kelereng, tanam sedalam leher akar. Siram 100 ml langsung, teduhkan satu hari penuh.

Trade-off-nya: semai langsung di pot hemat waktu lima hari tetapi boros benih karena harus dijarangkan. Pindah tanam hemat benih tetapi tambah kerja dan bibit layu dua hari. Pilih semai langsung kalau benih banyak. Pilih pindah tanam kalau benih mahal.

Pakcoy di pot
Pakcoy umur 20 hari: jarak 10 cm, daun selebar telapak tangan.

Jadwal siram dan pupuk susulan per fase

Bibit pakcoy butuh 100 ml air sehari, tanaman dewasa butuh 400 ml sehari. Kebutuhan naik empat kali lipat mengikuti lebar daun yang menguap.

Tabel fase: kecambah umur 0–7 hari cukup 50 ml pagi hari. Bibit umur 8–18 hari naik jadi 100 ml pagi hari. Dewasa umur 19–30 hari butuh 250 ml pagi plus 150 ml sore kalau daun layu jam 15.00. Patokannya sederhana, permukaan media kering 1 cm berarti waktunya siram.

Pupuk susulan cukup sekali umur 20 hari: setengah sendok teh NPK untuk dua liter air, siram 200 ml per pot. Sisa larutan jangan disimpan, tuang ke tanaman lain di hari yang sama. Panduan dosis serupa untuk kangkung ada di pupuk kangkung agar subur.

Verdictnya: siram pagi saja cukup untuk teras teduh. Tambah siram sore hanya saat daun terkulai di panas jam tiga. Kalau sore masih becek, tunda siram sampai permukaan kering.

Tiga penyebab pakcoy kerdil dan cara perbaikinya

Pakcoy kerdil selalu berpola: sinar, jarak, atau air. Cek tiga pola ini berurutan sebelum menambah pupuk.

Batang memanjang 5 cm dengan daun sekecil dua jari berarti kurang sinar. Pindahkan pot ke titik yang kena sinar pagi empat jam, daun baru akan membuka normal dalam seminggu. Batang lama tidak memendek, tetapi bonggol tetap bisa membesar.

Bonggol mini merata di semua tanaman berarti terlalu rapat. Jarangkan pada umur 12 hari, sisakan yang batangnya paling tebal. Hasil jarangan bisa ditumis, jadi tidak ada yang terbuang.

Daun berlubang dengan kotoran hitam kecil berarti ulat hijau 1 cm makan malam hari. Pungut manual tiap pagi selama tujuh hari, periksa balik daun tempat telur menempel. Pola serangan ini sama pada sawi, detailnya ada di cara menanam sawi hijau pekarangan.

Panen hari ke-30: cara potong tanpa cabut akar

Pakcoy siap panen saat bonggol 150 gram dengan tujuh sampai delapan daun. Timbang satu sampel, kalau sudah masuk angka, panen seluruh pot dalam tiga hari.

Potong batang 2 cm dari pangkal dengan pisau tajam, sisakan dua daun bawah. Pangkal sisa akan menumbuhkan tunas susulan yang bisa dipanen lagi 10 hari kemudian sebesar 50 gram. Satu pot memberi dua kali panen dengan sekali tanam.

Panen pada pagi hari sebelum jam 08.00, daun dua jam lebih renyah karena sel penuh air. Cuci, tiriskan, masukkan plastik berlubang, tahan segar empat hari di kulkas bawah.

Verdictnya: potong bertahap lebih untung dari cabut sekaligus. Tanam gelombang kedua tiap 10 hari untuk panen beruntun tanpa jeda. Untuk variasi, tanam bayam di polybag yang panen 25 hari, atau coba kangkung di polybag untuk lahan sempit. Pola tanam susulan polybag dijelaskan di cara menanam sayur di polybag untuk pemula.

Ahli Taman
Ahli Taman