Pohon mangga di halaman tetap berbuah tiap tahun, tapi buahnya makin kecil, makin banyak yang jatuh sebelum matang, dan ranting di dalam tajuk saling menindih sampai cahaya tidak masuk lagi. Banyak orang melihatnya lalu tidak pernah memangkas sama sekali, karena takut kehilangan hasil yang sudah dekat matang.
Kenapa memangkas justru menambah buah
Mangifera indica menghasilkan buah pada cabang yang sudah dewasa dan pernah memuat buah, bukan pada pertumbuhan baru. Kalau tajuk jadi terlalu rapat, cahaya tidak mencapai bagian dalam, dan bunga hanya muncul di luar yang bisa menjangkau cahaya. Jumlahnya turun, dan buahnya menyusut di beberapa tahun berikutnya.
Jadi memangkas bukan memotong bagian yang sedang berbuah. Justru sebaliknya: Anda membuang cabang yang tidak berguna supaya cahaya sampai ke cabang yang memang bisa menghasilkan. Pohon yang paling rimbun sering yang buahnya paling kecil, karena energinya habis untuk daun.
Waktu yang tepat membuat pemangkasan ini murah. Kalau dilakukan di waktu yang salah, pohon bereaksi dengan membuat tunas air, yaitu tunas tegak ke atas yang tumbuh cepat tapi tidak pernah berbuah. Tunas air seperti itu justru mengambil cahaya dari seluruh kanopi.
Waktu yang benar: relatif terhadap panen
Banyak orang mencari tanggal pangkas yang tepat. Untuk mangga, tanggal itu tidak ada. Yang ada adalah urutan waktu: pangkas segera setelah panen selesai, sebelum daun baru mulai tumbuh.
Setelah pohon selesai memetik buahnya sendiri, energinya sedang paling rendah, dan pembungaan baru akan mulai pada siklus berikutnya. Pada masa ini pemangkasan tidak mengambil energi yang sedang dipakai untuk matangin buah, dan tunas yang terbentuk adalah tunas samping, bukan tunas air.
Sebaliknya, memangkas di tengah pertumbuhan daun berarti memotong bagian yang sedang aktif menyimpan cadangan. Pohon akan bereaksi defensif dengan tunas air dari titik potong, dan itulah kombinasi yang salah.
Ada satu jeda yang sering terlewat: jangan memangkas pada hari yang sama saat panen terakhir dipetik. Biarkan pohon beristirahat satu sampai dua pekan sampai getah di tangkai buah terakhir sudah mengering. Memotong saat pohon masih mengalirkan getah dari buah membuat bekas luka membengkak, dan pembengkakan itulah yang biasanya turun menjadi sumber busuk pertama.
Tiga bagian yang dipangkas, tiga yang dibiarkan
Buang tiga ini. Ranting yang tumbuh ke dalam dan menyentuh ranting lain, karena cahaya tidak akan sampai ke sana. Tunas air, yaitu tunas yang tumbuh tegak ke atas dan tidak berbuah. Dan cabang yang sudah kering, rusak, atau saling berebut ruang di pangkal pohon.
Biarkan tiga ini. Cabang yang baru selesai berbuah tahun ini, karena itulah jaringan yang akan membawa bunga musim depan. Cabang horizontal yang sedikit menjulang ke luar, karena itu posisi terbaik untuk membentuk percabungan baru. Dan batang utama serta tiga sampai empat cabang terendah sebagai fondasi, karena bentuk pohon bergantung pada kerangka itu.
Prinsip yang sama berlaku pada tanaman buah dalam tabulampot, hanya saja batasannya lebih ketat karena ukuran akar lebih kecil. Bentuk dan ukuran pohon bisa dibandingkan di 7 varietas mangga yang paling umum di Indonesia, dan aturan itu tetap berlaku saat memilih induk tanaman.
Banyak pemangkasan gagal bukan karena titik potongnya salah, tapi karena pemotongannya terlalu tipis. Mengambil ranting kecil-kecil satu per satu memang terlihat rajin, tapi meninggalkan banyak luka kecil yang masing-masing jadi pintu masuk. Lebih baik satu potongan besar pada ranting yang memang dibuang daripada sepuluh potongan kecil, karena satu luka besar yang posisinya benar lebih cepat menutup daripada sepuluh luka yang tersebar.
Pemotongan yang terlalu tipis juga sering disalahpahami sebagai pekerjaan yang tuntas. Mengambil ranting kecil satu per satu memang terlihat rajin, tapi meninggalkan banyak luka kecil yang masing-masing jadi pintu masuk. Lebih baik satu potongan besar pada ranting yang memang dibuang daripada sepuluh potongan kecil, karena satu luka besar yang posisinya benar lebih cepat menutup daripada sepuluh luka yang tersebar di seluruh tajuk.
| Jenis cabang | Yang terjadi kalau dibuang | Yang terjadi kalau dibiarkan | Keputusan |
|---|---|---|---|
| Ranting tumbuh ke dalam | Cahaya masuk ke bagian dalam | Bagian dalam tetap gelap, bunga sedikit | Buang |
| Tunas air tegak ke atas | Energi kembali ke cabang buah | Mengambil cahaya, tidak berbuah | Buang |
| Cabang buah tahun ini | Musim depan bunga berkurang | Membawa bunga musim depan | Biarkan |
| Cabang horizontal ke luar | Bentuk pohon jadi renggang | Membecome tempat percabungan baru | Biarkan |
| Cabang kering atau rusak | Tak ada kerugian | Sarang serangga, sumber penyakit | Buang |
| Batang utama dan 3 cabang dasar | Pohon kehilangan kerangka | Menopang seluruh bentuk pohon | Biarkan |
Di mana memotong
Titik potong menentukan bentuk pohon untuk beberapa tahun ke depan, dan ini bagian yang paling sering disalahartikan. Aturannya mengikuti satu istilah botani: buku, yaitu bagian batang tempat daun pernah tumbuh, adalah tempat tunas baru akan muncul kembali.
Maka potong di atas buku, sekitar satu sampai dua sentimeter di atasnya, dengan kemiringan menghadap keluar dari batang. Potongan yang datar membuat air menggenang di permukaan dan membuat bekas luka_busuk, sedangkan potongan miring membiarkan air turun dan luka cepat menutup.
Hindari memotong tepat di antara dua buku, karena itu memangkas, bukan merangsang. Yang boleh dipangkas tanpa risiko adalah cabang yang memang dibuang seluruhnya, dipotong dekat pangkalnya dengan kemiringan keluar sehingga tidak menyisakan tunggul yang jadi sarang serangga.
Soal getah, yang paling sering membuat orang ragu: getah mangga berwarna dan lengket, tapi tidak berbahaya bagi tanaman. Yang perlu diperhatikan adalah membersihkan alat, karena getah yang menempel di bilah dan pindah ke pohon lain bisa menjadi jalan masuk jamur. Lap bilah dengan alcohol swab setelah tiap potongan. Prinsip pemangkasan dasar pada tanaman lain dibahas di cara memangkas walisongo.
Batas 25 persen dan apa yang terjadi kalau lewat
Aturan ini bisa diingat dalam satu kalimat: pangkas maksimal seperempat tajuk per tahun. Kalau Anda perlu membuang lebih dari itu, itu bukan pemangkasan, itu pemotongan berat, dan akibatnya nyata.
Saat tajuk dipangkas berlebihan, yang tersisa adalah bagian tua yang tidak lagi dorongan tumbuh aktif. Pohon akan membangun ulang seluruh tajuk dari tunggul, dan hal pertama yang muncul adalah tunas air tegak ke atas. Energi besar habis untuk membangun ulang itu, sehingga pembungaan mundur satu musim penuh.
Pada mangga dalam pot, batasnya lebih ketat dari pohon di tanah, karena luas akar tidak bertambah seiring pemangkasan tajuk. Tajuk yang dipangkas 25 persen di pot memberi akibat yang sama seperti 40 persen di tanah: pembungaan tertunda satu siklus.
Cara menghitungnya cukup sederhana. Bayangkan tajuk sebagai bola, lalu hitung berapa persen yang hilang setelah pemotongan selesai. Kalau total yang dibuang terasa lebih dari seperempat, bagi dua tahap: tahun ini dan tahun depan.
Merawat setelah pangkas
Pemangkasan bukan pekerjaan sekali. Tiga sampai empat pekan setelahnya, periksa titik potong dan cari tunas baru. Kalau muncul beberapa tunas dari satu titik, biarkan satu yang posisinya paling kuat dan buang sisanya. Dua tunas di satu titik saling berebut cahaya dan sama-sama menghasilkan daun, bukan buah.
Setelah pemangkasan, jangan langsung menambah pupuk nitrogen tinggi. NPK dengan kadar nitrogen tinggi mendorong pertumbuhan daun tepat saat Anda meminta pohon fokus ke pembungaan. akan membuat tunas air tumbuh lagi. Media juga penting, karena akar yang sehat dibutuhkan untuk menopang tunas baru, dan komposisi yang sering dipakai ada di halaman media tanam.
Terakhir, rawat kanopi yang baru terbuka. Bagian yang dulu gelap sekarang kena cahaya langsung, dan beberapa daun di bagian dalam dua minggu pertama. Solusinya sederhana: pindahkan pohon ke posisi yang mendapat cahaya tidak langsung selama beberapa pekan pertama setelah pangkas besar, lalu kembalikan secara bertahap.
Kapan pangkas tidak akan menolong
Ada dua kondisi di mana pemangkasan menyia-nyiakan satu musim dan menyisakan masalah yang lebih besar. Yang pertama adalah pohon yang benar-benar tidak pernah keluar bunga sama sekali, bukan sekadar buahnya kecil. Memangkas tetap membantu bentuk, tapi tidak akan membuat pohon berbunga.
Pemeriksaan pemicu pembungaan ada di halaman kenapa pohon mangga tidak berbunga. Waktu pemangkasan dan hubungannya dengan masa panen dijelaskan terpisah di jenis mangga cepat berbuah.
Kondisi kedua adalah pohon yang tumbuh dari tunas liar di bawah akar. Batang dari bawah permukaan tanah tumbuh dengan vigor dan mengambil alih, sementara bagian atas yang bisa berbuah kehilangan nutrisinya. Di situ memangkas bagian atas justru menambah masalah, karena yang perlu dibuang adalah tunas di bawah, bukan mahkota di atas.
Pemangkasan paling berguna adalah tindakan yang menyelesaikan tiga hal sekaligus: membuang ranting yang tidak bisa berbuah, membuka cahaya ke bagian dalam, dan memastikan bagian yang dipangkas tidak tumbuh jadi tunas air. Kalau satu dari tiga itu hilang, keputusan yang muncul bukan memangkas atau tidak, melainkan memangkas bagian mana dulu.
Periksa titik paling bawah dari jarak dua langkah pertama, sebelum menyalakan gunting. Kalau yang Anda temukan di sana adalah batang liar yang merambat ke atas, pangkas yang itu, dan bagian atasnya biasanya berbuah tanpa perlu dipangkas sama sekali.
Catatan terakhir soal waktu: kalau Anda hanya punya satu pohon dan tidak pernah memangkas, tidak ada bahaya besar yang datang dari arah pemangkasan. Yang merusak justru sebaliknya, yaitu membiarkan tajuk menutup dirinya sendiri setiap tahun tanpa pernah dibuka. Pangkas ringan setiap tahun jauh lebih murah daripada memangkas besar sekaligus setelah lima tahun penundaan.
Untuk pohon di halaman sempit, satu hal tambahan sering menentukan: jarak tanaman ke pagar atau dinding. Cabang yang dipangkas terlalu dekat batas membuat bentuk tajuk terbuka ke jalan, bukan ke dalam halaman. Kalau Anda memangkas dari dalam halaman, potong cabang yang tumbuh ke arah luar halaman terlebih dahulu, baru cabang di dalam, supaya Anda tidak perlu memanjat atau menyewa tangga.







