Sawi di polibag 5 liter cukup 1/4 sendok teh NPK per minggu, bukan 1 sendok makan. Beda 4× lipat dari yang banyak ditulis panduan generik. Itulah kenapa minggu ke-3 daun sering menguning sebelum sempat dipanen.
Polibag kecil = media sedikit. Hujan 30 menit saja sudah bawa nitrogen larut ke luar. Artikel ini kasih jadwal per minggu, jenis pupuk yang gampang didapat, dan cara rescue kalau keliru dosis.
Inti singkatnya: lebih baik dosis kecil-sering daripada dosis besar-sekali. Bukan mitos. Ini konsekuensi langsung volume media.
Kebutuhan Nutrisi Sawi di Polibag
Sawi hijau butuh nitrogen lebih banyak dari kebanyakan sayuran daun lain. Di polibag, bentuknya kecil ini yang bikin dosis gampang salah. Polibag 5 liter kapasitasnya setara 2-3 kg media kering, jauh dari volume tanah sawah yang dipakai petani hortikultura konvensional.
Saat hujan, nitrogen larut ikut air drainase. Saat kemarau, akar di media sedikit jadi gampang stress. Kombinasi keduanya adalah kenapa dosis generik “1 sdm per liter” sering bumerang di polibag.
Sawi termasuk penghisap N tinggi di keluarga Brassicaceae. Angka kebutuhan nitrogen untuk tanaman brassica berada di kisaran 80-120 kg per hektar pada budidaya lahan. Kalau dikonversi ke satu polibag 5 liter dengan media ringan, jatuhnya sekitar 0,5-1 gram N per tanaman per minggu aktif.
Kedengarannya kecil, tapi nilainya krusial, sebab media polibag tidak punya cadangan mineral seperti tanah sawah yang sudah matang selama musim-musim sebelumnya.
Prinsipnya sederhana: lebih baik dosis kecil-sering daripada dosis besar-sekali. Ini berlaku untuk semua fase, bukan hanya vegetatif. Kalau cuma satu prinsip yang perlu diingat dari artikel ini: polibag butuh dosis per liter yang jauh lebih kecil dari dosis sawah.
Tapi prinsipnya perlu dijabarkan konkret: pupuk jenis mana yang dipakai, kapan dosisnya dipotong.
Empat Jenis Pupuk Sawi yang Tersedia di Marketplace
Empat jenis pupuk ini tersedia di hampir semua toko tanaman online. Pilih 2-3 saja: NPK 16-16-16 jadi tulang punggung, urea untuk booster vegetatif, pupuk kandang matang atau POC untuk maintenance. Lebih dari itu, repot sendiri tanpa hasil yang sebanding.
NPK 16-16-16 adalah pilihan paling aman untuk pemula karena seimbang. Bekerja baik untuk minggu 1-3 (fase vegetatif). Harga eceran yang berulang di banyak toko tanaman online per Agustus 2026 berkisar Rp 8.000 sampai Rp 15.000 per 100 gram. Cukup untuk ±100 polibag.
Urea (46% N) adalah pure nitrogen. Boleh dipakai minggu 2-3 saat daun minta growth push, dosis separuh dari NPK. Risiko utama: gampang overdosis karena konsentrasinya tinggi. Pupuk kandang matang (kambing/ayam) bersifat slow release dan membawa asam humat yang menahan air. Bagus dicampur ke media dari awal, kurang responsif kalau ditabur di tengah fase.
POC (pupuk organik cair) encer dan murah, bagus untuk siram mingguan. Kandungan N-nya rendah (1-3%) jadi tidak bisa berdiri sendiri sebagai sumber N utama.
Untuk pemula, paling aman: NPK saja sudah cukup. Kalau mau satu tambahan, pilih POC sebagai booster mingguan dengan dosis 2 ml per liter.
Sudah tahu jenisnya. Sekarang pertanyaannya: berapa dosis per minggu di polibag 5 liter?
Jadwal Mingguan Sawi dari Semai sampai Panen
Tabel di bawah ini adalah dosis yang diuji di polibag 5-10 liter, dihitung per-tanaman per-aplikasi. Cara bacanya simpel, tapi angka-angkanya yang penting.
Dasarnya: kebutuhan nitrogen sawi sedang-genjah itu puncaknya di minggu 2-3. Lewat minggu 3, kecepatan pertumbuhan melambat dan kelebihan nitrogen berubah jadi rasa pahit. Tabel ini ditulis dengan asumsi Anda menyiram langsung ke media (bukan ke daun), volume air ±200 ml per pot.
| Umur (hari) | Fase | NPK 16-16-16 | Urea (opsional) | POC (opsional) | Pupuk kandang |
|---|---|---|---|---|---|
| 0-7 | Semai sampai kotiledon | 0 (cukup cadangan biji) | 0 | 0 | 0 (idealnya sudah ada di media) |
| 8-14 | Vegetatif awal (2 daun sejati) | 1/8 sdt (sekitar 0,5 g) | 0 | 2 ml/liter air × 1× seminggu | 0 |
| 15-21 | Vegetatif puncak (4 daun sejati) | 1/4 sdt (sekitar 1 g) | 1/8 sdt (sekitar 0,5 g) | 2 ml/liter air × 1× seminggu | 0 |
| 22-28 | Generatif awal (siap panen sebagian) | 1/8 sdt (sekitar 0,5 g) | 0 | stop | 0 |
| 29-35 | Generatif (akhir panen) | 0 | 0 | 0 | 0 |

H-7 sebelum panen, stop total semua pupuk nitrogen. Ini yang membedakan sawi enak (segar) versus pahit (over-N). Kalau Anda terlambat seminggu saja, rasanya sudah bisa berubah.
Konversi untuk ukuran pot lain: polibag lebih dari 10 liter, gandakan dosisnya, bukan dikurangi. Polibag di bawah 5 liter, setarakan dengan dosis “pot kecil” di tabel. Media yang sangat porous (sekam bakar murni, tanpa kompos) butuh dosis 25% lebih banyak karena leaching lebih cepat.
Dosisnya sudah jelas. Pertanyaan berikutnya: bagaimana cara aplikasinya, siram, tabur, atau semprot?
Akar Sawi Menyerap Pupuk dari Tiga Metode: Siram, Tabur, atau Semprot
Sawi di polibag paling responsif terhadap siram langsung ke media, bukan semprot daun. Alasannya sederhana: nutrisi NPK diserap akar, bukan stomata daun.
Kalau semprot daun, efektivitasnya turun ke 30-50%, dan sisanya bisa terbakar di bawah terik matahari siang. Siram larutan ke media setelah media lembab, bukan becek. Volume: cukup hingga sekitar 10% keluar drainase bawah pot. Itu tanda air sudah menjangkau seluruh akar.
Tabur padat butuh waktu 5-7 hari untuk larut. Kurang cocok untuk fase vegetatif yang butuh respons cepat. Semprot daun hanya cocok untuk kondisi darurat defisiensi mikro (zat besi, magnesium), bukan untuk NPK utama.
Untuk jadwal di artikel ini, semua asumsinya pakai siram larutan ke media. Udah tahu caranya. Lantas gimana kalau terlanjur kebanyakan?
Tanda Overdosis Pupuk dan Cara Rescue
Overdosis nitrogen di sawi lebih sering terjadi daripada defisit. Tandanya muncul di hari ke-10 sampai 14 pasca-semai, dan jarang disadari karena daun terlihat hijau pekat, bukan tampak sakit.
Tanda paling awal: pinggir daun menguning, bukan tengah daun. Ini beda dari defisit air di mana kuning muncul dari daun tua dimulai dari bawah.
Media berbau amis kuat atau busuk ringan artinya nitrogen tinggi plus bakteri mengurai kelebihan. Hentikan semua pupuk selama minimal 7 hari. Langkah rescue 1: siram bersih (hanya air) 2 kali sehari selama 3 hari, biarkan drainase membuang kelebihan nitrogen ke luar pot. Langkah rescue 2: pindah tanaman ke media baru kalau busuk akar sudah berjalan.
Tanda underdosis (sering dikira overdosis): daun pucat kekuningan, pertumbuhan lambat, tidak ada respon setelah 7 hari dari jadwal standar. Solusinya naikkan dosis NPK ke 1/2 sendok teh per minggu, lalu tunggu 7 hari lagi.
Rumit membedakan over versus under? Mulailah dengan 1/4 sendok teh NPK per minggu di polibag 5 liter, amati 7 hari, baru kalibrasi. Ini menutup loop risiko dari artikel ini.
Setelah sampai umur panen 30-40 hari, lihat panduan cara menanam sawi hijau pekarangan untuk langkah semai dan pindah tanam. Kalau daun ternyata menguning bukan karena pupuk, cek cara atasi daun keriting pada sayur pot.
Untuk padanan jadwal di tanaman buah pot, bandingkan dengan jadwal pupuk cabe di pot yang daur panennya lebih panjang. Panduan dasar NPK ada di artikel NPK 16-16-16, dan pemula bisa mulai dari panduan dosis pupuk untuk pemula.







